 |
Pemandangan Antena Parabola Diatas Apartment Di Salmiya
Satu Atap Rumah Bisa Lebih 10 |
 |
Atap Rumah Tetangga
Parabolanya Banyak |
Tulisan dibawah ini hanya sebagai informasi saja, bukan
untuk mengajak untuk berbondong bondong ke negara negara Timur Tengah untuk nonton TV. Paling tidak, dengan membaca tulisan ini
maka mata dan telinga kita bisa terbuka lebar bahwa di negara negara Arab juga mengenal "Kebebasan Pers". Siaran TV ada yang baik, religius, pendidikan dan ada juga yang menyiarkan hal hal yang "ngeres" , dimana TV "ngeres" seperti ini tidak akan bisa anda temui secara bebas di tanah air. Manusia punya banyak kelebihan tetapi
ada juga yang punya kekurangan, sehingga dalam membuat siaran TV terlihat
sekali minimnya cita rasa seni pada umumnya TV Arab. Manusia juga punya hak untuk menyuarakan
pikirannya meskipun terkadang tidak bisa diterima oleh orang lain. Apa yang bagus menurut
dirinya belum tentu bagus untuk yang lain. Silahkan menyimak cerita tentang
Kebebasan Pers sejati ala Timur Tengah dan Afrika Utara dibawah ini.
 |
Parabolanya Mengarah Ke
Satelit Hotbird |
Media cetak dan TV di
Indonesia pernah geger saat Goyang Inul Darastita yang menjadi berita besar
di tanah air beberapa tahun lalu. Di Timur Tengah, goyangan ala Inul merupakan
hal yang lumrah dan bisa dilihat sehari hari melalui TV. Bahkan lebih seru dan
bisa membuat nafas ngos ngosan para pria karena bukan cuma goyang pinggul
seperti Inul saja tetapi seluruh badan digoyang dan pusarnya itu lho yang
membuat pria tertarik. Ya, benar sekali Belly Dancing atau sering kita kenal
sebagai Tari Perut memang adalah tarian tradisional Arab yang sudah ada sejak
jaman Pra Islam dan tetap dilestarikan sampai saat ini di banyak negara Timur
Tengah. Di Mesir, Lebanon, UAE dan beberapa negara lain anda dengan mudah
menyaksikan tarian erotis tersebut tidak hanya di TV tetapi juga di pub atau
tempat tertentu karena merupakan daya tarik buat turis.
 |
Hitung Sendiri Berapa
Parabola Per Rumah |
Soal Kebebasan Pers, Indonesia nggak ada apa apanya
dibanding negara negara di Timur Tengah. Di Indonesia, Channel TV paling bisa
dihitung dengan jari. Di Timur Tengah sampai Afrika Utara, satu negara saja
(dengan penduduk yang sangat sedikit sekali bila dibanding penduduk Indonesia)
bisa memiliki ratusan channel TV. Jumlah satelit yang beterbangan diatas langit
Timur Tengah dan Afrika Utara sangat banyak sekali sehingga kita bisa melihat
semua channel TV dari negara tetangga. Contohnya ARABSAT , NILESAT , HOTBIRD ,
EUTELSAT ,INTELSAT, ASIASAT , NOORSAT
,TELESTAR , EUROBIRD , GALAXi25 , OPTUS dan lain lain. Mulai siaran TV dari
Marocco, Tunisia, Algeria, Libya, Mesir di Afrika Utara sampai Lebanon,
Palestine, Israel, Syria, Irak, Turki, Sudan, Saudi, UAE, Kuwait. Oman dan
Qatar di Timur Tengah. Tidak benar sama sekali bahwa penyiar TV di negara negara Arab selalu berkerudung dan berabaya hitam. Yang seronok luar biasa banyak.
 |
TV Indonesia Bisa
Tertangkap Dari Timur Tengah |
Dari sebuah antenna parabola kecil dan receiver murahan
seharga KD 15 saja kita bisa menyaksikan
minimum 1000 channel, semua siaran
berbahasa Arab. Apalagi kalau antenna parabola dan receivernya besar dan
canggih, sudah pasti bisa 2000 - 3000 channel. Tidak termasuk siaran TV
berbayar seperti Pehla (India), OSN, atau yang lainnya yang juga bisa ditonton
dari Kuwait dan negara Arab lain. Tinggal pilih channel TV yang sesuai selera, ada yang 24 jam
khotbah agama dan siaran Live Masjidil Haram/Masjid Nabawi (Saudi Arabia), 24 jam Sinetron (Turki), 24 jam Berita Perang (Oposisi Syria), Siaran Politik dan juga
siaran nyanyi, tari dan juga talent show yang dikemas ala American Idol dan
bernama Arabian Idol, Lebanese Idol, Moroccan Idol dll. Tetapi banyak juga yang
isinya cuma slideshow berupa tulisan tulisan politik, breaking news, jual
barang atau yang lainnya. Saking banyaknya channel TV membuat saya ragu, siapa
yang menonton siaran TV tersebut. Jumlah penduduk Timur Tengah dan Afrika Utara
sedikit tapi jumlah channel TV berbahasa Arab terlalu banyak.
 |
Tari Tradisional Arab
Belly Dancing |
Jadi jangan heran kalau anda menyaksikan banyak antenna
parabola di atap rumah. Satu rumah bisa memiliki 4 sampai 5 antena parabola
yang diarahkan ke segala penjuru langit.
Yang paling seru kalau antenna diarahkan dan disetup ke satelit
HOTBIRD (Bahasa Jawanya : "
Manuk Panas"). Hampir seluruh siarannya
tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan pusar bagian bawah dan syahwat. Preview
adegan esek esek sekitar 2 menit setelah itu anda diminta menghubungi nomor
telpon tertentu agar bisa melihat secara full atau diminta membeli card
prabayar di tempat penjualan di kota anda. Tinggal sesuaikan dengan diri anda,
mau lihat yang oversize milik Lebanese, hitam legam Sudanese, besar ala patung
Firaun Mesir atau yang lain. Tetapi sering juga promo, 1 jam nonstop adegan
begituan yang bisa bikin merem melek.
Silahkan tentukan sendiri, sorga dan neraka semua ada di
Timur Tengah dan Afrika Utara.
 |
| Goyang Terus Mang !!!! |
 |
| Serr Serr Goyang Terus Mang !!! |
setan ada di mana-mana. Setan tak pandang bulu. Semoga tulisan ini dapat membuka mata hati kita semua.
BalasHapuswow jadi kebayang ngos2annya :)
BalasHapushahaaa…iya… HOTBIRD…
BalasHapusjadi ingat saluran ini, saat masih tinggal di Timteng….tp bisa diblokir kok, tergantung kebijakan landlordnya…
Sejak kenal internet aku jarang nonton tv
BalasHapusasik nonton youtube sama baca” di kompas
Oh…oh…oh…..ah…ah…ah….:) :)
BalasHapussssst…brisiik…:)
Hapus